PTO News - SEBUAH taman bermain di Hong Kong dituduh memperbudak lumba-lumba oleh para aktivis pencinta hewan. Namun, hal itu dibantah oleh pengelola taman bermain.
Di taman bermain Hong Kong Ocean Park, atraksi utama yang paling digemari wisatawan adalah pertunjukan lumba-lumba. Pertunjukan ini memiliki pesan bagaimana manusia dan hewan hidup bersama dalam harmoni.
Namun sayang, pesan ini dianggap aktivis hewan dari LSM Animal Earth, David Wong, sebagai bentuk perbudakan. "Pertunjukan ini memperlihatkan bagaimana manusia berbuat semena-mena terhadap hewan," kata Wong, seperti dikutip dari CNNGo, Sabtu (25/8/2012).
Dia menekankan bagaimana seharusnya tidak ada pertunjukan akrobat hewan yang sehari-harinya dikurung dan tidak berada di alam bebas. LSM Animal Earth akan berpartisipasi dalam protes menentang perbudakan lumba-lumba di Ocean Park pada Minggu, 26 Agustus 2012, bersama Hong Kong Dolphin Conservation Society dan Animal-Friendly Alliance.
Hal ini dibantah oleh Kepala Pengelola Ocean park, Allan Zeman. "Lumba-lumba ini cukup sehat, bahagia, serta mampu melakukan pertunjukan selama 15 menit, tiga kali sehari," katanya.
Zeman juga mengatakan, taman bermain ini merupakan satu-satunya yang memiliki akreditasi resmi dari Association of Zoos and Aquariums (AZA). "Kami memiliki 60 staf dan dokter hewan, 29 di antaranya khusus menangani lumba-lumba," tandasnya.
Sumber : Travel.okezone.com


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !