
PTO News - Bandara tertinggi di dunia, Bandara Daocheng Yading yang berada di barat daya Sichuan, China, akan mulai beroperasi pada Mei 2013.
Pemerintah China mengumumkan hal tersebut setelah kesuksesan tes penerbangan pada Jumat lalu. Seperti diberitakan CNN Travel, tes penerbangan dilakukan oleh Air China, maskapai nasional negara tersebut.
Berada di ketinggian 4.411 meter, Bandara Daocheng Yading pun menjadi 77 meter lebih tinggi dari bandara tertinggi di dunia saat ini, yaitu Bandara Qamdo Bamda di Tibet. Daocheng memiliki landasan sepanjang 4.200 meter dan empat apron (tempat parkir pesawat terbang).
Air China mulai membuka pelayanan rute Chengdu-Daocheng saat bandara tersebut dibuka pada bulan Mei mendatang. Selama ini, kedua lokasi tersebut dihubungkan melalui jalur darat dengan bus. Perlu waktu selama dua hari perjalanan darat dengan bus antara Chengdu dan Daocheng.
Bandara baru tersebut pun diharapkan dapat mempermudah akses bagi wisatawan. Selain itu, bandara tersebut juga diprediksi akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan hingga 500.000 ke Daocheng.
Daocheng terkenal akan panorama menakjubkan yang masih asri dari Yading Nature Reserve Park. Sebuah area yang begitu cantik hingga banyak orang menyebutnya "Shangri-La yang terakhir".
Dalam cagar alam seluas 1.344 kilometer persegi tersebut terdapat tiga gunung berpuncak salju yang dikeramatkan oleh orang Tibet, tiga danau suci, dan padang rumput berwarna merah.
Bandara baru tersebut akan berlokasi 130 kilometer dari cagar alam. Bandara Daocheng Yading kemungkinan hanya akan memegang titel sebagai bandara tertinggi dalam jangka waktu yang pendek.
Sebuah bandara yang berada lebih tinggi tengah dibangun dan direncanakan akan selesai pada tahun 2015. Bandara tersebut berada di Nagqu, Tibet, sekitar 325 kilometer ke arah timur laut Lhasa. Bandara itu akan berada di ketinggian 4.436 meter atau 25 meter lebih tinggi daripada Daocheng.
(kompas)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !