PTO News - Ingin melepas kepenatan dari rutinitas Kota Jakarta? Pulau Pari di
gugusan Kepulauan Seribu adalah salah satu destinasinya. Anda bisa
bermain di pantai berpasir putih dan bermain aneka water sport di sebuah
pulau laksana surga.
Pulau Pari merupakan salah satu pulau yang
sudah cukup terkenal di kepulauan Seribu. Para wisatawan dapat
menggunakan kapal yang berangkat dari Muara Angke bersama dengan ratusan
wisatawan lainnya atau penduduk Kepulauan Seribu yang hendak
menyeberang pulang. Rasakan sensasinya berbaur bersama begitu banyak
orang, sekaligus merasakan suasana asli Pelelangan Ikan di Muara Angke.
Meskipun
berangkat sendirian, tidak perlu khawatir tidak memiliki teman
perjalanan. Sebab, hampir sebagian dari penumpang juga merupakan solo
traveler. Apabila masih ragu, pada saat ini cukup banyak paket tur yang
menawarkan perjalanan ke Kepulauan Seribu.
Tidak sulit menemukan
penginapan di Pulau Pari, karena penginapan di sini tersebar di seluruh
pelosok pulau. Namun mengingat banyaknya pengunjung terutama di akhir
pekan, lebih baik pesan tempat untuk menghindari kehabisan penginapan
yang kita inginkan.
Pada umumnya, penginapan di Pulau Pari
menyediakan sepeda sebagai alat transportasi keliling pulau. Karena
memang pulaunya tidak terlalu besar, Anda akan merasa nyaman dan
menyenangkan saat bersepeda bersama teman-teman wisatawan yang lain.
Berkeliling
Pulau Pari, kita bisa menuju ke pantai yang terdapat pohon abadi.
Dinamakan pohon abadi, karena sewaktu terjadi kebakaran di pulau
tersebut hanya pohon itulah yang tidak terbakar. Kita bisa duduk-duduk
di tepi pantai atau bermain di pantainya.
Di Pulau Pari, terdapat
bangunan LIPI yang meneliti tentang oceanografi. Selain kita bisa
menginap di situ, pantainya yang cukup dangkal bisa kita gunakan untuk
bermain-main atau berfoto.
Siang harinya dengan kapal yang lebih
kecil, wisatawan akan diajak untuk menuju ke spot snorkling. Terumbu
karang di sini cukup bagus dan cukup banyak ragam ikan yang ada di
dalamnya. Kalau mau, wisatawan bisa membawa roti dan sobek kecil-kecil
di dalam air untuk mengundang ikan mendekat ke arah kita. Jangan lupa
abadikan momen ini dengan kamera underwater, ketika ikan-ikan tersebut
berkerumun.
Tidak hanya snorkling, perjalanan dilanjutkan ke
pulau-pulau lainnya di sekitar Pulau Pari. Ada satu pulau yang bernama
Pulau Tikus. Di Pulau Tikus, wisatawan akan diajak untuk bermain air,
berjalan mengelilingi pulau, atau berfoto-foto di pantai pasir putih.
Setelah
selesai dari Pulau Tikus, perjalanan kembali menuju Pulau Pari. Bagi
yang ingin bermain water sport, nampaknya Pulau Pari adalah salah satu
tempat yang cocok. Tinggal pilih, Anda mau main banana boat atau jetski
yang dapat memacu adrenali.
Bagi yang ingin menikmati indahnya
matahari terbenam, dapat menuju ke Bukit Matahari. Bukit ini adalah
semenanjung dengan pepohonan sejenis pinus dan terdapat beberapa saung
untuk duduk-duduk sambil menikmati matahari terbenam. Tidak hanya
matahari terbenam, Bukit Matahari juga merupakan tempat untuk
menyaksikan matahari terbit.
Ketika malam tiba, bersepedalah ke
Pantai Pasir Perawan. Pantai dengan pasir putih yang halus berubah
menjadi semarak dengan ingar bingar musik dari warung yang ada di sana.
Selain makan malam dan barbekyu, bagi para wisatawan pun bisa benyanyi
di sana. Namun bagi yang ingin menikmati pantai di kala malam, ada
beberapa titik yang cukup jauh dari keramaian dan cocok untuk menikmati
kesendirian.
Keesokan paginya, bangunlah agak awal untuk
menikmati matahari terbit di Bukit Matahari. Bagi wisatawan yang masih
ingin melihat pantai Pasir Perawan di siang hari, baiknya sebelum kapal
angkut penumpang bertolak kembali ke Muara Angke pada tengah hari.
Selain itu, sempatkanlah untuk membeli suvenir atau kaos sebagai
oleh-oleh dan kenang-kenangan. Ayo, berlibur ke Pulau Pari!
Untuk PAKET TOUR Pulau PARI, kunjungi www.ptoindonesia.com
(detikTravel.com)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !