PTO News - Tidung adalah salah satu primadona wisata di
Kepulauan Seribu. Meski cukup padat penduduk, nyatanya Tidung punya
banyak kegiatan seru yang bisa dinikmati wisatawan. Berikut 4 aktivitas
yang patut dicoba.
Meski tampak 'touristy', Pulau Tidung di
Kepulauan Seribu tetap memesona. Tidung adalah gambaran pulau kecil yang
sederhana. Tak perlu kapal khusus, tak perlu booking hotel untuk bisa
pergi ke sana. Tidung membuka diri bagi wisatawan, sama halnya dengan
warga setempat yang menyambut dengan ramah.
Berikut 4 kegiatan seru yang bisa dilakukan di Pulau Tidung:
1. Loncat dari Jembatan Cinta
Loncat
dari jembatan? Ya! Di Pulau Tidung, hal ini bahkan jadi agenda wajib
tiap wisatawan. Jembatan Cinta berada di antara Pulau Tidung Besar dan
Pulau Tidung Kecil, tingginya sekitar 5-6 meter. Dinamakan begitu karena
konon dulu ada 2 sejoli yang menemukan cinta mereka di jembatan ini.
Terlepas
dari benar atau tidaknya cerita tersebut, Jembatan Cinta adalah lokasi
seru sekaligus romantis. Traveler bisa menguji nyali dengan loncat ke
dari titik tertinggi Jembatan Cinta langsung ke perairan jernih di
bawahnya. Byur!
Jangan takut, perairan di bawah jembatan ini
cukup dalam dan tanpa karang. Anda tak akan terbentur karang apalagi
menabrak dasar lautan. Saat detikTravel mencobanya, adrenalin terasa
mengalir kencang. Tapi setelah loncat, rupa-rupanya rasanya bikin
kecanduan.
Setelah letih berenang dan loncat dari Jembatan Cinta,
sempatkan diri beristirahat dan menikmati sunset di Jembatan Cinta.
Semburat warna oranye kemerahan berpadu dengan awan yang perlahan
menggelap akan menutup hari Anda dengan sempurna.
2. Jalan kaki dari Tidung Besar ke Tidung Kecil, dan sebaliknya
Masih
di kawasan Jembatan Cinta, wisatawan akan melihat jembatan kayu yang
sangat panjang. Selain Jembatan Cinta, jalur di jembatan ini tanpa
pagar. Kayunya pun bolong di beberapa tempat, Anda bisa melihat perairan
biru muda dan ikan-ikan seliweran dari celah kayunya.
Hati-hati.
Itulah hal pertama yang harus Anda ketahui saat menyusuri jembatan dari
Tidung Besar ke Tidung Kecil. Panjang jembatan ini mencapai 800 meter,
bolak-balik mencapai 1,6 Km! Kalau Anda menyusurinya di siang bolong,
ada baiknya membawa air mineral botolan agar tidak kehausan di tengah
jalan.
Warga setempat mengakui jembatan ini sebagai yang
terpanjang di Kepulauan Seribu. Eits, jangan sangsi dulu sebelum
mencobanya sendiri. Begitu tiba di Tidung Kecil, wisatawan bisa melihat
pembudidayaan karang dan bakau. Tapi sepanjang perjalanan Anda tak akan
bosan. Perairan sekitar jembatan ini sangat bersih, ikan-ikan yang
berenang di sela-sela karang seperti menghibur wisatawan!
3. Naik sepeda keliling pulau
Selain
motor, sepeda adalah alat transportasi utama di Pulau Tidung. Tak sulit
untuk mencari rental sepeda, mengingat Pulau Tidung hanya sepanjang 5
Km dengan 3 jalur utama. Wisatawan tak mungkin tersesat!
Mayoritas
rental sepeda ada di bagian tengah Pulau Tidung, dekat pelabuhan. Harga
sewanya tak mahal, Rp 10.000-25.000 saja seharian. Ya, Anda bisa
menggowes sepeda dari pagi sampai larut malam.
Anda bisa mulai
bersepeda dari mana saja. Ya, bebas! Tiga jalur utama di pulau ini sudah
dilapisi paving blok sehingga nyaman untuk bersepeda. Traveler bisa
menyusuri jalur utama dari sisi timur sampai sisi paling barat. Melewati
Kantor Kecamatan, Puskesmas, Balai Desa, sekolah-sekolah, hingga tiba
di Jembatan Cinta.
4. Snorkeling di sekitar pulau
Salah
satu keuntungan traveling ke Pulau Tidung adalah, wisatawan tak perlu
jauh-jauh untuk snorkeling. Pulau ini punya beberapa spot snorkeling
yang tak kalah indah dengan Pulau Semak Daun atau pulau-pulau lain di
Kepulauan Seribu.
Wisatawan yang punya alat snorkel sendiri bisa
langsung 'nyebur' di sekitaran Jembatan Cinta. Ya, perairan di sini
cukup kaya dengan koral dan ikan warna-warni. Tapi Anda harus hati-hati
karena banyak juga bulu babi. Pastikan kaki Anda tidak menginjak karang
atau dasar laut.
Selain Jembatan Cinta, sekitaran Pulau Tidung
Kecil juga jadi spot asyik untuk snorkeling. Tak perlu takut terbawa
arus karena ombaknya cenderung kecil. Kalau mau lebih asyik, coba bawa
roti yang dipotong kecil-kecil. Biasanya ikan warna-warni akan
mengerubungi Anda untuk memakan roti.
Waktu paling baik untuk
snorkeling adalah pukul 07.00-08.00 atau 13.00-14.00. Kalau belum puas
snorkeling di sekitar Tidung, wisatawan bisa menyewa kapal nelayan
menuju beberapa pulau terdekat seperti Pulau Payung. Kalau tak punya
alat sendiri, di Pulau Tidung tersedia penyewaan alat snorkeling dengan
harga mulai Rp 35.000 untuk seharian.
Untuk paket Tour Tidung,kunjungi www.ptoindonesia.com
(detikTravel)




0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !