PTO News - Di setiap destinasi liburan, ada saja turis yang
gayanya mengundang komentar. Dari semua gaya turis, ada 6 yang dianggap
paling norak. Yuk tengok apa saja!
Gaya norak turis ini mulai
dari memakai kaus bergambar label bir lokal, hingga mengepang atau
menggimbalkan rambut. Dari CNN Travel, Senin (17/6/2013), berikut 6 gaya
turis yang nggak banget:
1. Celana bahan yang longgar
Memang,
menggunakan celana bahan yang longgar sangat nyaman. Tapi karena
terlalu banyak yang memakainya, sehingga terlihat menyebalkan. Karena
dibuat unisex, banyak traveler baik wanita atau pria yang memakai celana
ini.
Celana longgar ini banyak dijual di Thailand, atau Bali,
motifnya batik, bunga dan sejenisnya. Bahannya yang enak dipakai, dan
ringan membuat celana ini jadi favorit. Tapi tidak semua orang bisa
terlihat pas menggunakan celana seperti ini. Karena banyak yang tidak
peduli, akhirnya banyak traveler yang gayanya tidak terlalu sedap
dipandang mata.
2. Kaus kaki dan sendal
Ini
dia salah satu gaya turis yang aneh yaitu kaus kaki dan sendal.
Akuilah, sendal dan kaus kaki bukanlah hal yang enak dilihat. Kebanyakan
traveler yang bergaya seperti ini adalah orang tua. Tapi tidak menutup
kemungkinan ada juga traveler muda yang bergaya seperti ini.
Gaya
yang paling mengganggu mata adalah saat mereka menggunakan kaus kaki,
sandal dan celana pendek. Apalagi saat mereka bergaya seperti itu dan
berjalan-jalan di pantai. Jika ingin melindungi kaki tanpa terlihat
aneh, Anda bisa kok menggunakan sepatu.
3. Tato yang jelek
Di
beberapa destinasi terkenal seperti Bali atau Bangkok, banyak yang
menyediakan jasa tato. Sayangnya, tidak banyak yang menghasilkan tato
yang bagus. Kemungkinan lain adalah traveler tersebut tidak bisa memilih
tato yang cocok untuk mereka.
Inilah yang membuat mereka jadi
traveler nggak banget. Tak ada yang salah dengan membuat tato saat
traveling, hanya saja, pilihlah yang cocok dengan Anda. Jika tidak,
siap-siap dilihat dengan tatapan yang aneh oleh traveler lain.
4. Kaus berlabel
I
Love NY, Heinekken atau Bir Bintang adalah label yang paling sering
dilihat di toko-toko suvenir sepanjang jalan terutama di tempat yang
ramai pengunjung. Label ini di biasanya ada di kaus oblong atau tas.
Tak
apa jika ingin membeli kaus ini untuk oleh-oleh. Tapi jangan
sekali-kali menggunakannya saat masih liburan, kecuali sudah kehabisan
baju. Menggunakan kaos jenis ini membuat traveler terlihat norak.
Kebanyakan yang menggunakan kaus ini adalah turis muda yang baru pertama
kali liburan.
5. Tas pinggang
Dari semua
jenis tas yang ada di pasaran, gunakan apa saja kecuali tas pinggang.
Memang ini cenderung lebih aman dibanding tas lainnya, namun membuat
Anda terlihat seperti turis yang berasal dari tahun 90-an. Anda tetap
bisa memiliki tas aman dan sedap dipandang. Karena, sudah banyak tas
kecil yang lebih fashionable dibanding yang satu itu.
Kebanyakan
traveler yang menggunakan tas jenis ini adalah turis asing. Mereka bisa
dengan tidak peduli menggunakan tas pinggang ini yang kemudian ditutupi
dengan kaus. Sehingga membuat perut mereka membuncit tidak wajar.
6. Gimbal atau kepang
Belum
sah liburan ke pantai kalau belum digimbal atau dikepang kecil. Selain
bisa membuat penampilan berbeda, perubahan gaya rambut ini juga bisa
jadi kenangan liburan yang tak langsung terlupakan. Tapi, gaya yang satu
ini akan membuat Anda jadi turis norak.
Ada yang cocok, ada yang
tidak cocok. Tapi karena merasa cocok, banyak traveler yang tetap pede
menggunakan gaya ini. Tak ada salahnya. Boleh saja menggimbal atau
mengepang kecil rambut Anda, asal tidak peduli dengan komentar atau
tanggapan orang lain.
(detikTravel)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !